Hotel Bergaya Yunanani

0 comments

Pasific Palace Hotel menawarkan nuansa hotel dari lagenda Yunani dalam dongeng raja penguasa lautan, raja Neptunus. Sehingga hotel ini terkesan mewah, berkelas dan elegan. Apalagi, bangunan gedungnya, seperti kapal persiar. ''Disini, kami menyediakan 180 kamar yang terbagi dalam superior, deluxe, excecutive, junior suit, palace suit, classic suit dan president suit,'' ujar Ryan, Manager Marketing Pasific Palace, Rabu (4/6).

Mengenai harga yang ditawarkan, lanjut Ryan, bervariasi mulai dari Rp450 ribu hingga Rp1 juta nett, tergantung dari pilihan kamar yang diinginkan konsumen. Harga Rp1 juta net per malam khusus untuk kamar classic suit, sedangkan Junior Suit harga yang ditawarkan Rp850 ribu nett saat ini, lalu untuk kamar deluxe per malam saat ini Rp500 ribu dan kamar superior Rp450 ribu net per malam.

''Kebanyakan tamu yang menginap disini lebih menyukai kamar Superior, Delux dan Junior Suit,'' ungkapnya. Menariknya menginap di Pasific Palace Hotel, terasa seperti menginap di kapal pesiar, hanya saja kapalnya tidak berlayar. Karena, pakaian pekerja hotel menggunakan seragam seperti yang ada di kapal pesiar, mulai dari resepsionis hingga bell boy.

Sementara untuk layananya sesuai standar bintang empat. Fasilitas yang disediakan untuk para tamu lengkap. Karena disana tersedia coffe shop yang buka nonstop 24 jam, khusus untuk coffe shop bisa menampung 180 hingga 200 orang tamu. Hotel yang mengambil lagenda raja Neptunus ini juga mengutamakan F&B saja.

''Kami juga menyediakan entertain yang berada di belakang hotel, seperti diskotik dan tempat karoeke yang bisa dinikmati tamu hotel,'' ungkapnya. Selain itu, tamu hotel juga bisa berenang dan bersauna yang berada di Lantai III. Bahkan, dalam waktu dekat, Pasific Palace akan melaunching spa dan salon. ''Kami akan terus memberikan yang terbaik, seperti fitnes centre yang bisa dinikmati tamu, sebagai salah satu fasilitas yang disediakan hotel,'' tandasnya.

Pemprov Kucurkan Dana Bergulir

0 comments

Selasa (3/6), Pemerintah Provinsi Kepri memberikan dana bergulir bagi Usaha Kecil dan Menegah sebesar Rp1,595 miliar untuk 25 koperasi, 31 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) se Provinsi Kepri. Dana yang diberikan berdasar dari APBD Kepri 2008 dan cicilan pengembalian bantuan bergulir 2007.

''Awal Kepri terbentuk UMKM telah banyak berdiri dan lebih terpusat dan terkonsentrasi di Kota Batam. Diharapkan dengan bantuan mengunakan sistim bergulir ini bisa mengembangkan UMKM dan usaha-usaha di bidang lainnya agar tumbuh dan berkembang,'' ujar Ismeth Abdullah, Gubernur Kepri.

Ia melanjutkan, pemprov Kepri terus mendorong dan mendukung kalangan koperasi dan UMKM untuk terus berkembang dan maju, sehingga perekonomian semakin kuat.

Pemberian bantuan pada koperasi dan UMKM se Kepri tiap tahun akan diupayakan peningkatan. Hal ini, sebagai komitment Pemprov Kepri dalam mengembangkan dan memajukan, serta penguatan perekonomian. Sebab itu, Ismeth pun berjanji bantuan bagi koperasi dan UMKM ini akan terus ditingkatkan baik dari besar bantuan mahupun penerima bantuan dana bergulir tersebut.

''Gunakan bantuan ini sebagai semangat memajukan ekonomi masyarakat. Kita akan tingkatkan dari tahun ketahun dan jangan sampai pengembalian macet,'' urai Ismeth. Usaha-usaha lain yang dapat menjadi ladang bagi pengembangan koperasi dan UMKM di Kepri diantaranya dibidang agrobisnis, seperi pertanian sayur-mayur yang punya prospek bagus dan berpeluang eksport. Selain itu, dibidang lain yang juga sangat berpeluang adalah perikanan dan peternakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri H Ridwan Hamta menuturkan, program bantuan bergulir ini merupakan pinjaman lunak dengan jangka waktu pengembalian tiga tahun dengan bunga 5,5 persen pertahun.

''Penyaluran dan pembayaran cicilan dilakukan melalui Bank Bukopin. Bunga yang dibebankan 5,5 persen dan sebesar 1 persen diperuntukan bagi asuransi jiwa penerima dana bergulir,'' ungkap Ridwan.

Penyerahan bantuan dana penguatan usaha dan permodalan itu diserahkan langsung Gubernur Kepri H Ismeth Abdullah, bersama Ketua DPD-RI Kepri Hj Aida Zulaikha Ismeth, Wakil Gubernur Kepri H Muhammad Sani, unsur Muspidaprov, Wawako Tanjungpinang H Edward Musalli, Direktur Bank Bukopin Tanjungpinang Bharata, Dirut BI Batam, Dinas Koperasi dan UKM se kabupaten dan kota bertempat di aula Tun Teja Kantor Gubernur Kepri.

Listrik Cukup, Sambut FTZ

0 comments

Permasalahan yang dihadapi Pemerintah Provinsi Kepri kurangnya pasokan listrik, baik di Batam dan Bintan dalam menyambut Batam, Bintan dan Karimun sebagai kawasanan Free Trade Zone. Untuk permasalahan listrik di Batam dikarenakan suplai gas kurang dari PGN (Perusahan Gas Negara), sedangkan untuk di Bintan, dikarenakan daya listrik kurang.

Menurut Ismeth Abdullah, Gubernur Kepri, Selasa (3/6), untuk menyambut FTZ nanti sudah tidak akan ada lagi kekurangan pasokan listrik. ''Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral akan membantu, mengamati untuk mencegah terjadinya krisis listrik,'' ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral juga sudah membentuk Pokja (Kelompok Kerja) agar suplai gas untuk di Batam tidak bermasalah. Sehingga investor maupun warga Batam tidak akan mengalami krisis listrik. Apalagi infrastruktur merupakan salah satu penunjang investor untuk menanamkan usahanya di Indonesia, khususnya Kepri

Sedangkan untuk di Bintan sendiri, Ismeth menuturkan, akan ada penambahan daya untuk membantu mengatasi persoalan listrik yang terjadi di Bintan. ''Sudah ada perusahaan Korea yang mau bekerjasama dengan PLN Bintan,'' tutur pria nomor satu di Kepri.

Pemerintah, lanjutnya, menyembatani perusahaan Korea dengan Perusahan Listrik Negara untuk menginvestasikan dananya agar tidak terjadi krisis listrik lagi. Saat ini daya PLN cabang Bintan tersedia sekitar 34 megawatt (MW). Namun, dalam waktu dekat PLTU Tenaga Listrik Bintan akan menambah daya. Sehingga pasokan listrik mencukupi untuk di Bintan. Selain untuk masyarakat, pengusaha atau investor juga bisa merasa aman karena tersedianya pasokan listrik nantinya.

''Akhir tahun depan, listrik sudah mencapai 100 MW dan sudah tersedia untuk industri dan juga masyarakat,'' ujarnya mengakhiri.

0 comments

Jambret di Kijang

pukul 14.00 WIB, terjadi penjambretan di jalan Nusantara arah Kijang, Kilometer 13, Minggu (1/6) lalu. Dua orang pelaku yang bernama Hendra (17) dan Enol (25) berusaha untuk menarik sebuah tas jinjing yang sedang dibawa Dewi Safitri (18), saat melintas di jalan tersebut.

Menurut AKP Dunya Harun, Kapolsek Tanjungpinang Timur, Senin (2/6), pelaku dan korban saling tarik-menarik. Sehingga pelaku, bisa tertangkap. Kejadiannya berawal saat Dewi Safitri sedang melintas di jalan Nusantara dengan mengendarai sepeda motor. Pada saat melintas di jalan tersebut, tiba-tiba tas jinjing yang dibawanya ditarik pelaku yang berada di belakang.

Tidak terima, tas yang berisikan uang Rp106.000 tersebut diambil pelaku. Ia pun langsung mengejar pelaku hingga tiba di Batu 18. Pada saat itu, terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku.

''Korban menarik baju pelaku yang duduk dibelakang, pada saat itu salah seorang Babin batimas, Sudibyo melihat korban menarik-narik baju pelaku. Saat ditanya, korban menjawab bahwa mereka adalah penjambret, pelaku langsung diamankan di Polsekta Tanjungpinang Timur, sekitar pukul 15.00 WIB,'' urai Dunya.

Sementara itu, Hendra dan Enol, dua orang pelaku penjambret, mengakui bahwamereka melakukan penjambretan terhadap Dewi safitri, Minggu kemarin. ''Kami baru pertama kali melakukan ini,'' ujar Hendra.

Timbulnya niat jahat untuk menjambret Dewi Safitri datang begitu saja, tanpa direncanakan sebelumnya. ''Kami tidak ada merencanakan, terlintas begitu saja,'' ungkap Hendra, yang menarik tas korban.

Rencananya, lanjut Hendra, uang tersebut akan digunakan untuk membeli minuman keras.
Menurut Dunya Harun, pelaku penjambretan terkena pasal 363 dan hukuman tujuh tahun penjara atas perbuatannya tersebut.

Peringati Lansia, Pemprov Bagi Dana

0 comments

Tanjungpinang (BN)- Pemerintah Provinsi Kepri (kepulauan Riau) memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Aula Gedung Gubernur, Senin (1/6), dengan mengundang puluhan lansia yang ada di Tanjungpinang. Dengan tema, Perlindungan terhadap lanjut usia untuk hidup sehat dan mandiri.

Menurut Benny Kusumayadi, Kepala Dinas Sosial Pemprov kepri, tema ini diambil untuk memberikan motivasi terhadap lansia (lanjut usia) untuk tetap produktif walaupun diusia lanjut. ''Lansia dibagi dalam tiga katagori, jompo, jompo produktif tapi miskin dan jompo produktif tapi mampu,'' ungkapnya.

Bersamaan dengan memperingati Hari Lansia Nasional, Pemerintah Provinsi Kepri, dalam hal ini Dinas Sosial memberikan bantuan modal usaha untuk puluhan lansia yang diundang ke Aula Kantor Gubernur Kepri. Lansia yang diundang ke aula terdiri dari veteran, tokoh masyarakat, panti jompo dan masyarakat yang sudah berusia lanjut.

''Tiap tahun jumlah lansia terus mengalami kenaikan, dan tingkat kemauan hidup lansia tinggi. Karena itu, pada acara ini kami juga memberikan penyuluhan kesehatan bagi lansia,'' urainya.

Sehingga lansia bisa hidup sehat dan tetap produktif dalam menjalankan bidang usaha, dengan diberikan bantuan modal usaha dari Pemerintah untuk puluhan lansia yang ada di Tanjungpinang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Seketaris Daerah Provinsi Kepri, Drs Eddy Wijaya yang mewakili Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah.

Tarif Semakin Murah 10 per detik

2 comments

HALOhybrid Telkomsel

Tanjungpinang (BN)- Kini pelanggan HALOhybrid Telkomsel makin hemat berkomunikasi dengan diberlakukannya 'Tarif Rp10 per detik dan setiap menelpon 5 menit cukup bayar 3 menit saja atau dengan kata lain, gratis dua menit'. Tarif promo ini berlaku untuk komunikasi ke 52 juta pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia hingga 31 Agustus 2008 mendatang.
HALOhybrid merupakan produk pertama di Indonesia bahkan dunia yang menyajikan dua layanan kartu selular (paska bayar dan prabayar) sekaligus dalam satu nomor yang dilengkapi fasilitas, gratis 100 SMS perbulan, gratis biaya bulanan, control usage (pelanggan bebas memilih limit penggunaan), serta tarif hemat yang fleksibel (tarif paskabayar Rp10 per detik dan prabayar Rp150 per 30 detik pada pukul 00.00 sampai 12.00 waktu setempat).
Di samping itu layanan SMS HALOhybrid juga semakin hemat, untuk tarif layanan prabayar (prepaid mode) hanya Rp100 per SMS (on-net) sesama Telkomsel dan ke operator lain Rp150. Sedang untuk tarif SMS paskabayar (postpaid mode) Rp125 sesama Telkomsel dan Rp150 ke operator lain.
''Kita sering melihat banyak orang mempunyai dua ponsel atau lebih, agar bisa menikmati dua jenis layanan yakni paskabayar dan prabayar yang memiliki kelebihan berbeda-beda,'' ujar GM Promotion and Partnership Telkomsel Niken Wulandari, Minggu (1/6) dalam rilisnya.
Untuk itu, lanjutnya, Telkomsel menghadirkan solusi berupa inovasi produk yang bernama HALOhybrid, dimana pelanggan tidak perlu lagi memiliki nomor lain. Karena setiap saat pelanggan bisa secara fleksibel menikmati kelebihan yang ditawarkan oleh kedua jenis layanan selular paskabayar dan prabayar.
HALOhybrid bisa dinikmati oleh pelanggan eksisting Telkomsel (0811xxx, 0812xxx dan 0813xxx yang kini berjumlah 30 juta) maupun calon pelanggan baru. Untuk berlangganan HALOhybrid cukup mendaftar di kantor pelayanan Telkomsel terdekat seperti GraPARI (68 buah) dan GeraiHALO (245 buah) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sementara itu, GM Product Management, Onang Prihadi menuturkan, saat mendaftar menjadi pelanggan HALOhybrid, calon pelanggan bebas memilih limit penggunaan atau batas maksimun tagihan yang diinginkan. ''Pelanggan bebas menggunakan layanan prabayar selama punya pulsa ataupun bebas memakai paskabayar selama belum mencapai limitnya,'' terangnya.
HALOhybrid sendiri menyediakan fasilitas untuk pindah layanan otomatis, cukup tekan *888*773# untuk layanan prabayar atau prepaid (di mana 773 adalah kata ‘PRE’ di keypad ponsel, singkatan dari Prepaid) dan *888*767# untuk paskabayar (767 berarti ‘POS’ ˜ Postpaid). Di samping itu juga tersedia fasilitas untuk mengetahui jumlah akumulasi biaya percakapan melalui *888# dan biaya pemakaian terakhir melalui *887#.
''HALOhybrid menghadirkan solusi bagi mereka yang menginginkan adanya kontrol terhadap anggaran komunikasinya, karena penggunaan paskabayarnya dibatasi limit yang dipilih dan penggunaan prabayarnya melalui pulsa yang dimiliki. Dengan begitu HALOhybrid tentunya cocok dimanfaatkan oleh orangtua yang memberi plafon komunikasi bagi anaknya dan perusahaan yang memberikan plafon bagi karyawannya, dimana bila melebihi plafon tersebut mereka bisa menambahkan pulsa sendiri sesuai kebutuhannya,'' urai Onang.
Saat ini Telkomsel melayani lebih dari 52 juta pelanggan atau lebih dari 50 persen pengguna ponsel di Indonesia. Tingginya kepercayaan masyarakat yang mempercayakan layanan komunikasinya kepada Telkomsel, karena produk-produknya relatif dapat memenuhi 5 parameter kebutuhan pokok yakni jaringan yang luas, kualitas jaringan, inovasi produk, pelayanan pelanggan berstandar internasional ISO, dan tarif yang semakin terjangkau.

Tekan Harga Sembako

0 comments

Pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pasti akan berdampak dengan kenaikan harga sembilan kebutuhanan bahan pokok makanan (sembako).
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri sudah melakukan pembicaraan untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako.

Menurut Jon Erizal, Kadisperindag Provinsi Kepri, Minggu (1/6), pihak pemerintah baik provinsi, kota dan kabupaten telah melakukan pembicaraan dengan importir, distributor dan juga pedagang untuk memperbanyak stok sembako. ''Jika banyak persediaan di pasar, tentunya harga yang dijual naiknya tidak terlalu tinggi. Karena persedian masih banyak. Sehingga masyarakat masih bisa membeli kebutuhannya,'' ungkapnya.

Kalaupun harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Karena imbas biaya transportasi yang ikut naik, karena kenaikan BB<. Namun, kenaikan sembako masih bisa ditekan. Karena banyaknya persedian yang ada di pasaran. Untuk mengantisipasi tidak ada penimbunan sembako. Jon menegaskan, pihaknya sudah menghimbau distributor dan importir agar tidak menimbun.
''Bila hal itu terjadi, pihak yang berwewenang akan bertindak,'' ujarnya.

Tidak hanya itu saja, untuk menekan biaya hidup yang semakin tinggi, imbas dari kenaikan BBM. Pemerintah daerah juga akan melakukan program-program yang bisa meringankan kebutuhan masyarakat Kepri. ''Program-program pemerintah tetap jalan, seperti bantuan langsung tunai (BLT), subsidi minyak goreng, kacang kedelai, dan Disperindag tetap melakukan program oprasi pasar, baik di Tanjungpinang dan Batam,'' tukasnya.

Woman World | Dunia Wanita Masa Kini | Sehat dan Harmonis